Selasa, 18 Oktober 2011

Doa Yesus

Rabu, 05 Oktober 2011, Luk 11:1-4

        Realita: Doa permohonan atau doa syukur yang seharusnya lebih banyak kita lakukan? Pasti doa syukurlah. Tetapi faktanya apa yang banyak kita doakan? Permohonan kan?

          Teks Kitab Suci: 1 Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.” 2 Jawab Yesus kepada mereka: “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. 3 Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya 4 dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.”

Refleksi Biblis: Yesus mengajarkan doa yang lebih dahulu mengedepankan kehendak Bapa, baru dilanjutkan permohonan kita. Dengan berdoa “dikuduskanlah nama-Mu dan datanglah kerajaan-Mu”, kita mohon agar Bapa menyatakan kebaikan-Nya dan kemahakuasaan-Nya berdaya guna di dunia ini. Pengudusan  nama Allah dan penegakan kerajaan-Nya itu harus menjadi fokus hidup kita. Doa kita tidak boleh membelokkan kehendak Allah agar sesuai keinginan kita, tetapi menyelaraskan kemauan kita dengan kehendak-Nya. Dengan itu permohonan kita akan kebutuhan pokok sehari-hari menjadi pas. Permohonan itu menyangkut tiga kebutuhan dasar manusia dalam tiga periode waktu kehidupan. Permohonan pertama berkenaan dengan masa sekarang tentang makanan yang menjadi kebutuhan pokok untuk mempertahankan hidup. Permohonan kedua bersangkutan dengan masa lalu tentang pengampunan atas kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan. Permohonan ketiga berkaitan dengan masa depan tentang perlindungan dari pencobaan yang siap menghadang perjalanan hidup kita. Dengan ketiga permohonan itu kita diajar untuk menaruh seluruh kebutuhan pokok dan seluruh periode waktu hidup kita di hadapan Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus. Sebab permohonan tentang makanan untuk mempertahankan hidup mengarahkan kita pada Allah Bapa, Pencipta dan Pemelihara alam semesta dan segala makhluk. Permohonan tentang pengampunan mengarahkan kita pada Allah Putera, Juruselamat dan Penebus dosa kita. Permohonan perlindungan dari pencobaan mengarahkan kita pada Allah Roh Kudus, Penghibur, Penguat, Penerang dan Pembimbing.

         Rekonsiliasi: Tidak jarang kita berdoa memaksakan keinginan pribadi kita. Pada hal seharusnya menyelaraskan kemauan kita dengan kehendak Allah. Mengapa? Apa mau kita sekarang?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar